Sejarah naskah kuno selong lotim
Assalamualaikim Warrohmatullahi Wabbarokatuh…
Perkenalkan nama saya Haniam Maria salah satu mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram. Dalam blog ini saya akan menceritakan perjalanan saya dalam mengerjakan tugas mata kuliah Filologi smester 5 dimana dalam pengerjaan tugas tersebut kami di tugaskan untuk mencari “naskah kuno” yang terdiri dari 5 orang anggota dalam 1 kelompok .
Sebagaimana kita tahu bahwa naskah kuno adalah peninggalan sejarah dari kakek-nenek moyang kita terdahulu yang dimana didalam naskah kuno tersebut disimpan banyak sekali ilmu-ilmu, pengetahuan rahasia, kebudayaan, kepercayaan orang tempo dulu dan masih banyak lagi.
Kami melakukan Observasi atau penelitian dalam menyelesaian tugas . kami mendapatkan informasi dari salah satu anggota klompok kami yang bernama fatmi ululana dan dimana ulul mendapatkan informasi dari kakaknya bahwa naskah kuno tersebut ada di salah satu warga bernama bapak alexsa putra selong yang beralamat di desa banjar kemuning selong Lombok timur.
Terlebih dahulu kami berkumpul dikampus hari rabu tanggal 23 oktober 2019 setelah mata kuliah sastra nusantara, tanpa berfikir panjang kamipun langsung jalan. Dalam perjalanan pencarian naskah kuno cukup jauh perjalanan yang kami tempuh memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Berangkat dari Maratam pukul 16.30 menuju Lombok Timur dengan ditemani empat sahabat saya Ulul, Husnul,Desi dan Nina. Didalam perjalanan menuju Lombok Timur kami berboncengan menggunakan sepeda motor, saya berboncengan dengan husnul yang lagi sakit tapi memaksakan diri untuk ikut ke lotim dan ditemani teriknya matahari yang sangat menyengat tidak menyurutkan niat kami untuk pergi.
Karna perjalanan cukup jauh kami kerap sekali berhenti untuk istirahat sejenak.
Setelah beristirahat sejenak dipinggir jalan kami melanjutkan perjalanan tempat yang harus kami tuju itu masih sangat jauh tapi saya dan teman-teman tetap semanagat. Pada pukul 17.30 alahamdulillah kami sampai di taman tugu selong, disitu kami beristirahat sambialn menunggu kakaknya ulul yang akan mengantar kita bertemu dengan bapak tersebut.
Tibalah kami dirumah bapak alexsa Putra Selong, bapak ini berumur sekitar 40 tahun dan beliau sudah mempunyai 2 anak tempat tinggalnya itu di desa banjar kemuning selong, sebelum itu kami menjelaskan maksut kedatangan kami menemui beliau untuk bertanya seputaran naskah kuno atau kitab kuno yang dia pegang, bapak Alexsa menjelaskan bahwa ia masih menyimpan sebuah kitab kuno yang awalnya itu dari seorang kakek yang bernama Ustad. H.Afifudin (1946) beliau memegang kiab itu sudah cukup lama.
Bapak Alexsa menceritakan perjalanan hidupnya mulai dari masauk penjara tahun 2013 bulan april, kena hukuman 1,6 bulan karna kasus pembunuhan berencana, disanalah beliau mengenal namanya ilmu dari orang-orang yang masuk disana (penjara) beliau dikasi ilmu seperkumpulan Lombok ada yang dijuliki ampan lolat atau senjerit macan, ilmu pengasihan, ilmu alif, ilmu senteguh dan masih banyak lagi dan kita diaksi lihat isi dari kitab tersebut.
Disini saya bertanya lagi apakah bapak pernah menyimpan peninggalan sejarah lainnya? Ia ujar bapak itu saya pernah menyimpan keris dan cincin tapi sekarang sudah tidak lagi, dikarenakan beliau sudah tidak sanggup lagi untuk memegang benda tersebut, benda tersebut harus dikasi makan seperti menyan, kembang, di doa’in tiap malam jum’at kalau tidak begitu bisa-bisa kita yang di makan (dibunuh).
Beliau dapat petuah atau bermimpi ada seorang yang menghampirinya dan menyuruh beliau untuk mengembalikan benda itu ketempat asalnya atau sudah ada orang yang akan mau mengambil benda tersebut. Begitulah penuturan singkat bapak Alexsa tentang kitab kuno yang dimilikinya.
Waktu menunjukan pukul 18.00 saya dan teman-teman berpamitan sama bapak alexsa dan berterima kasi telah menerima kami dengan baik dirumahnya. untuk pulang karna jalan yang kami tempuh cukup jauh dan memakan waktu cukup lama
Itulah cerita singkat perjalanan saya mencari tau tentang naskah kuno yang ada d suku sasak, naskah kuno yang diwariskan oleh nenek moyang kita yang harus dijaga dan dijadikan pedoman dan pelajaran hidup bagi kita semua.
Semoga bermanfaat!!!
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarrokatuh…
https://naskah kuno selong lotim
Perkenalkan nama saya Haniam Maria salah satu mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram. Dalam blog ini saya akan menceritakan perjalanan saya dalam mengerjakan tugas mata kuliah Filologi smester 5 dimana dalam pengerjaan tugas tersebut kami di tugaskan untuk mencari “naskah kuno” yang terdiri dari 5 orang anggota dalam 1 kelompok .
Sebagaimana kita tahu bahwa naskah kuno adalah peninggalan sejarah dari kakek-nenek moyang kita terdahulu yang dimana didalam naskah kuno tersebut disimpan banyak sekali ilmu-ilmu, pengetahuan rahasia, kebudayaan, kepercayaan orang tempo dulu dan masih banyak lagi.
Kami melakukan Observasi atau penelitian dalam menyelesaian tugas . kami mendapatkan informasi dari salah satu anggota klompok kami yang bernama fatmi ululana dan dimana ulul mendapatkan informasi dari kakaknya bahwa naskah kuno tersebut ada di salah satu warga bernama bapak alexsa putra selong yang beralamat di desa banjar kemuning selong Lombok timur.
Terlebih dahulu kami berkumpul dikampus hari rabu tanggal 23 oktober 2019 setelah mata kuliah sastra nusantara, tanpa berfikir panjang kamipun langsung jalan. Dalam perjalanan pencarian naskah kuno cukup jauh perjalanan yang kami tempuh memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Berangkat dari Maratam pukul 16.30 menuju Lombok Timur dengan ditemani empat sahabat saya Ulul, Husnul,Desi dan Nina. Didalam perjalanan menuju Lombok Timur kami berboncengan menggunakan sepeda motor, saya berboncengan dengan husnul yang lagi sakit tapi memaksakan diri untuk ikut ke lotim dan ditemani teriknya matahari yang sangat menyengat tidak menyurutkan niat kami untuk pergi.
Karna perjalanan cukup jauh kami kerap sekali berhenti untuk istirahat sejenak.
Setelah beristirahat sejenak dipinggir jalan kami melanjutkan perjalanan tempat yang harus kami tuju itu masih sangat jauh tapi saya dan teman-teman tetap semanagat. Pada pukul 17.30 alahamdulillah kami sampai di taman tugu selong, disitu kami beristirahat sambialn menunggu kakaknya ulul yang akan mengantar kita bertemu dengan bapak tersebut.
Tibalah kami dirumah bapak alexsa Putra Selong, bapak ini berumur sekitar 40 tahun dan beliau sudah mempunyai 2 anak tempat tinggalnya itu di desa banjar kemuning selong, sebelum itu kami menjelaskan maksut kedatangan kami menemui beliau untuk bertanya seputaran naskah kuno atau kitab kuno yang dia pegang, bapak Alexsa menjelaskan bahwa ia masih menyimpan sebuah kitab kuno yang awalnya itu dari seorang kakek yang bernama Ustad. H.Afifudin (1946) beliau memegang kiab itu sudah cukup lama.
Bapak Alexsa menceritakan perjalanan hidupnya mulai dari masauk penjara tahun 2013 bulan april, kena hukuman 1,6 bulan karna kasus pembunuhan berencana, disanalah beliau mengenal namanya ilmu dari orang-orang yang masuk disana (penjara) beliau dikasi ilmu seperkumpulan Lombok ada yang dijuliki ampan lolat atau senjerit macan, ilmu pengasihan, ilmu alif, ilmu senteguh dan masih banyak lagi dan kita diaksi lihat isi dari kitab tersebut.
Disini saya bertanya lagi apakah bapak pernah menyimpan peninggalan sejarah lainnya? Ia ujar bapak itu saya pernah menyimpan keris dan cincin tapi sekarang sudah tidak lagi, dikarenakan beliau sudah tidak sanggup lagi untuk memegang benda tersebut, benda tersebut harus dikasi makan seperti menyan, kembang, di doa’in tiap malam jum’at kalau tidak begitu bisa-bisa kita yang di makan (dibunuh).
Beliau dapat petuah atau bermimpi ada seorang yang menghampirinya dan menyuruh beliau untuk mengembalikan benda itu ketempat asalnya atau sudah ada orang yang akan mau mengambil benda tersebut. Begitulah penuturan singkat bapak Alexsa tentang kitab kuno yang dimilikinya.
Waktu menunjukan pukul 18.00 saya dan teman-teman berpamitan sama bapak alexsa dan berterima kasi telah menerima kami dengan baik dirumahnya. untuk pulang karna jalan yang kami tempuh cukup jauh dan memakan waktu cukup lama
Itulah cerita singkat perjalanan saya mencari tau tentang naskah kuno yang ada d suku sasak, naskah kuno yang diwariskan oleh nenek moyang kita yang harus dijaga dan dijadikan pedoman dan pelajaran hidup bagi kita semua.
Semoga bermanfaat!!!
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarrokatuh…
https://naskah kuno selong lotim



Terimakasih ini sangat membantu
ReplyDeleteSangat menarik ❤️
ReplyDeleteMenarik sekali
ReplyDeleteGood luck
ReplyDeleteWoww luar biasa
ReplyDeleteCerita anda sangan membantu sekali
ReplyDeleteCukup menarik , tapi informasi yg di paparkan terkait sejarah nya sendiri sangat minim.. jadi kalau bisa di tambah referensi nya lagi supaya dapat menambah wawasan si pembaca secara maksimal..good luck Hanniam Mariah ..
ReplyDeleteMantul dan sangat bermanfaat
ReplyDeletelove 🇮🇩 dengan budayanya
ReplyDeleteMenarik, lebih tingkatkan lagi gengss
ReplyDelete